Halaman

Klik Di Sini

Isnin, 30 Julai 2007

Garis Besar Penerapan Dinar Emas


oleh Umar Ibrahim Vadillo

Pengantar
Langkah yang paling nyata dalam kemajuan kini adalah pulihnya sistem kewangan nyata dan mentiadakan secara berturut-turut kertas cetakan simbol wang dan wang rekaan yang dimanipulasi dalam pasar spekulasi serta perjudian pasar saham. Dinar emas dan Dirham perak telah diterima secara universal sebagai alat tukar selama ribuan tahun dan mula dikenali semula sebagai jalan menuju kewarasan, kewajaran dan kejujuran. Secara serempak, e-Dinar yang didukung sepenuhnya oleh emas secara fizikal sama dengan yang ada dalam peredaran, rumusan pelaburan untuk perdagangan (Qirad), bagi hasil untuk kerja penghasilan (Syirkah) dan bentuk terpercaya perwakilan dengan keuntungan wajar (Wakala dan Qafilah) akan menyertai pemulihan Perdagangan Islam. Akibat dari proses ini pasti sangat banyak, kita akan dapatkan kembali Blok Perdangangan Islam dengan wang sejati, Dinar Emas Islam atau Dirham Perak. Kemudian, bersatunya Ummat Islam, terbentuknya kembali keseimbangan kekuasaan di dunia, akhir dari penguasaan dollar dan berakhirnya oligarki para jutawan dan billionir, tapi menguntungkan orang miskin tika ini dan gerak-maju yang berpihak pada masyarakat, bukan koperasi. Kami menginginkan kontribusi dan menjadi sebahagian dari perubahan sejarah dengan selalu memberikan berita-berita relevan dan tulisan menarik, dokumen dan riset mengenai subjek ini.
Ringkasan
Menghidupkan kembali Dinar Emas sebagai alat tukar dalam kerangka blok Perdagangan Islam akan menjadi kemungkinan bila:
1. kita tidak menyerahkannya pada konsensi politik
2. kita berpegang pada pengaplikasian dan program berfungsi yang diarahkan untuk memperkuat perdagangan melalui mekanisma inti moneter
3. kita mendapatkan dukungan dari negeri-negeri Muslim seperti Malaysia Pengajuan Kami
Memulakan program ketika ini juga. Kita memerlukan Mekanisma Inti Moneter dan setahap demi setahap menambahkan fungsinya. Mekanisme Inti Moneter terdiri dari: Fisik Dinar dan Dirham, dengan sistem pembayaran elektronik (e- payment ) yang didukung oleh emas, disebut juga pengoperasian e-dinar. Pasar Islam yang nyata, dengan pasar elektronik (e- market ) yang menggunakan sistem pembayaran e-dinar, kontrak Qirad untuk investasi perdagangan, dengan layanan audit on-line e-qirad yang memungkinkan investor berhubungan langsung dengan para pedagang.
Kunci Pertimbangan
Menghidupkan alat tukar Syariah, Dinar dan Dirham, sebagai permasalahan politik utama yang dihadapi Ummat Islam hari ini akan lebih berat dari permasalahan politik lainnya.
1. Dinar dan Dirham Islam, kerana menguntungkan bagi setiap Muslim, merupakan kebijaksanaan politik terdepan bagi politik penyatuan Muslim tika ini. Penggunaannya oleh Muslim akan mempercepat pembentukan blok Perdagangan Islam berdasarkan alat tukar Islam Universal.
2. Dinar dan Dirham Islam akan mewujudkan aspirasi penegakan " Dar ul-Islam " yang tidak dapat dicapai oleh metod ekonomi atau politik lain.
3. Dinar dan Dirham untuk sementara harus dipisahkan dari proses politik disebabkan institusi politik belum memungkinkan untuk menerimanya pada saat ini.
4. Di sisi lain, alat tukar tidak dapat dipisahkan dari perdagangan. Menghidupkan kembali Dinar Islam harus secara serempak diiringi oleh pembangunan kembali Perdagangan Islam. Perdagangan Islam mewakili paradigma baru yang menentang dan menggantikan nilai, institusi, instrumen dan model dari ortodoksi ekonomi-masa-kini.
Bagaimana Menjalankannya
Kita mengajukan alat tukar berasaskan emas untuk perdagangan berisiko-rendah dan berbiaya-rendah yang setara dengan wang kertas yang beredar. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana untuk memperkuat peredaran wang emas dan perak. Yang paling utama adalah kita menyediakan sistem pembayaran elektronik yang dapat memfasilitasi transfer dan perdagangan dengan Dinar Islam. E-dinar mewakili pembayaran elektronik pertama berasakan Dinar Islam, yang 100% didukung oleh fizikal emas dan menyediakan kemudahan dalam transaksi via internet. Hemat, nyaman dan kecepatan transaksi menjadikannya lebih unggul dari berbagai bentuk perbankan moden. Penggunaan Dinar Islam secara moneter akan lebih baik bila didukung terlebih dahulu melalui pengenalan terhadap inti tujuan Islam, khususnya untuk pembayaran Zakat dan Mahar. Seiring dengan itu, penggabungan dengan pasar elektronik yang sudah ada dan instrumen investasi berdasarkan-qirad baru untuk mengembangkan penggunaannya dalam perdagangan, sehingga membalikkan aliran-wang dari wang yang terjadi hari ini menjadi aliran-wang dalam perdagangan. Pengintegrasian terancang antara e-dinar dengan e-market dan sistem e-qirad yang baru dibangun sangat membantu kembalinya investasi Muslim bagi perekonomian Islam. Untuk memfasilitasi pengenalan dan peredaran Dinar Islam dan penggunaannya dalam perdagangan, diawali oleh satu negeri yang menerima Dinar Emas Islam sebagai legal tender . Hal ini akan mengembangkan jangkauan globalnya dan akan membuka kemungkinan melakukan kontrak dagang dengan satuan hitung Dinar Islam. Pembangunan blok-bangunan yang menjadi tempat pencetakan dan pengedaran syiling emas dan perak, pengembangan sistem pembayaran e-dinar dan intergrasinya terhadap pasar-elektronik yang ada dan pengembangan sistem e-qirad baru untuk mendanai dan merangsang perdagangan. Implementasi zahir dari pasar terbuka, karavan dan paguyuban sebagai pembaharuan dari proses produksi akan mengikuti kemudian. Garis bawah: Jumlah pengguna Dinar Islam akan menjadi Blok Perdagangan Islam secara de facto.
Persatuan Moneter atau Layanan Moneter?
Bagaimana dunia mempergunakan Dinar Islam? Bagaimana kita harus melibatkan negeri Muslim lainnya? Haruskah kita mengikuti jalur politik dari Persatuan Moneter seperti halnya Euro atau haruskah kita membangun suatu layanan moneter dengan pengembangan fungsi yang beriringan dengan mata wang yang ada saat ini? Kita yakin bahawa proses politik dari persatuan moneter merupakan proses yang bertumpu pada bermacam-macam wang kertas yang saat ini beredar di negeri-negeri Muslim menjadi satu mata wang, kalaupun memungkinkan, panjang dan penuh masalah. Lebih jauh lagi, ketika mempertimbangkan perbedaan politik dan ekonomi antara negara Muslim yang berbeza, tampaknya sangat tidak memungkinkan bila mereka akan bersatu dengan cara ini. Pada sisi lain, disebabkan nilai intrinsik dari Dinar emas dan Dirham perak, yang sangat diterima sebagai alat tukar akan melampaui perasmian undang-undang dari institusi kenegaraan.Emas sebagai Komoditi Emas dan perak, tidak seperti wang kertas, tidak tergantung pada jaminan pihak ketiga. Memiliki nilai sebagai zat mereka sendiri sebagai komoditi, dan seperti komoditi lainnya, memiliki nilai intrinsik sebagaimana nilainya sebagai mata wang. Oleh kerana itu menjadi penting untuk difahami bahawa syiling emas selalu bernilai meskipun hanya meliputi sejumlah kecil pengguna moneter. Pengupayaan penyatuan wang kertas, meskipun seluruh negeri Muslim turut serta dalam pelaksanaannya, proses ini sangatlah sulit dan kusut, bahkan tidak mungkin. Alasannya adalah agar dapat berjalan, wang kertas teoritis tersebut harus dapat bersaing terhadap USD. Hanya Dinar Islam saja yang memiliki kemampuan seperti itu, terlepas dari jumlah awal yang menggunakannya. Sebagai tambahan, perbezaan ekonomi antara negeri muslim sangatlah besar sehingga proses yang diperlukan dalam pengintegrasiannya akan memperlemah mata wang yang lebih kuat tanpa memperkuat sama sekali mata wang yang lebih lemah. Sebagai contoh menarik adalah kegagalan Euro untuk diintegrasikan terhadap GBP dan mata wang Eropah yang lain seperti Krona Sweden, tanpa mengikutkan jumlah beban biaya yang harus ditanggung dalam penggabungan mata wang ini, dalam hubungan penyusutan mata wang nasional lebih dari 20% dan biaya sebenar implementasi, yang mencapai nilai 100 trilion Euro. Proses politik mendirikan mata wang Muslim baru akan mengakibatkan beban yang sangat berat --yang tidak mungkin ditanggung-- oleh negeri-negeri Muslim. Pada sisi lain untuk memilih penggunaan syiling emas dan perak oleh masyarakat merupakan upaya yang jujur, aman, rendah-biaya dan rendah-risiko untuk memulai penyatuan negeri-negeri Muslim secara organik dan jalan evolusi melalui pembentukan alat tukar Universal yang seiring dengan cara pembayaran yang ada. Kita juga yakin bahawa model terbaik untuk mewujudkan kembalinya Dinar Islam adalah dengan mendirikan layanan moneter yang dapat dikembangkan yang seiring dengan sistem mata wang yang sedia ada. Layanan moneter tersebut harus mudah dan bebas tersedia bagi siapapun yang mencari alternatif dari sistem-moneter berasas-kertas serbaguna.

Tiada ulasan:

Every 10 cent You Donate Is Helping!

Dermakan setiap 10 sen yang anda miliki!

Muslim Refugees Of South Thailand. Help Support Our Refugees. Need support from the kindness of your heart. May God Bless You.

Pelarian Muslim Dari Selatan Thai.Bantulah pelarian kami. Perlukan bantuan setulus ikhlas dari anda. Semoga Allah Memberkati Anda.

Please Refer To The Account Below, Thank You:

Maybank Account # :

11408 5885 217

Abdul Raihan Bin Abdul Rahman